Penyimpangan
pertumbuhan pada usia 4-6 disebut growth faltering yang berlanjut pada
keterlambatan pertumbuhan badan pada
usia balita. Pola makan yang tak
seimbang menimbulkan kekurangan gizi
atau pola makan yang tak teratur menyebabkan kelibihan gizi kegemukan
(obesitas).
Pola makan yang tak seimbang menimbulkan kekurangan gizi atau pola makan yang tak teratur menyebabkan kelibihan gizi kegemukan (obesitas).
Secara umum, MP-ASI harus memenuhi persyaratan tentang jumlah zat-zat gizi yang diperlukan bayi, seperti protein, energi, lemak, vitamin, mineral, dan zat-zat tambahan lainnya. Menurut Lilian Juwono (2004), MPASI yang memenuhi syarat adalah :
a. Kaya
energi, protein, dan mikronutrien (terutama zat besi, zink, kalsium, vitamin A,
vitamin C, dan folat).
b. Bersih
dan aman. Artinya, tak ada patogen bakteri penyebab penyakit atau organisme
yang berbahaya lainnya. Tidak ada bahan kimia yang berbahaya atau toksin. Tidak
ada potongan tulang atau bagian yang keras atau yang membuat anak tersedak,
atau tidak terlalu panas serta tak terlalu pedas atau asin.
c. Mudah
dimakan oleh anak dan disukai anak d. Bahan makanan tersebut tersedia di daerah
di mana keluarga tinggal dan harganya terjangkau. e. Mudah disiapkan.
Perkenalan
pertama makanan bayi adalah ASI yang
mengandung kolestrum, kemudian setelah 7 hari bayi aqiqah dan ditalakin dengan
pemberian madu atau kurma yang sudah dihaluskan. Pemberian madu dengan menggunakan jari tangan yang bersih ditekan
pada gusi dan langit mulut bayi agar bayi lebih lancar ketika menyusui. Pola
menu bayi perlu diperhatikan ketika bayi sudah berumur 6 bulan karena
Makanan pendamping ( ASI) yang tidak
baik dan tidak bersih menyebabkan bayi
mudah terkena diarea.
UMUR BAYI
|
POLA MAKAN
|
|
<6
bulan
|
ASI
|
ASI
|
6-7
bulan
|
Susu
formula, bubur susu
|
ASI
dan MP ASI, buah dalam bentuk lumat, bubur susu buatan sendiri atau biskuit
yang sudah siap saji. Pertama mengenalkan buah dengan cara pemberian buah yang dihaluskan 2 sendok
makan untuk 2-3 kali makan dalam sehari. Ukuran bubur susu diberikan 6-7
sendok makan.
|
8 - 9
bulan
|
Tim saring
|
ASI, diberikan terlebih dahulu kemudian makanan tambahan bubu susu 8-9
sendok makan dan mulai diberikan makanan selingan bubur kacang hijau halus.
Makanan lebih kental mulai diperkenalkan.
|
10-12
bulan
|
Tim
kasar
|
Terus
pemberian ASI dan MPS-ASI, makanan lembek sesuai dengan frekuensi sesuai
usia. Perkenalkan aneka ragam bahan makanan, jumlah makanan sesuai kebutuhan
kalori.
|
1-5
tahun
|
Makanan keluarga
|
Pola makan keluarga sudah dapat diperkenalkan
kepada bayi dan balita dilakukan secara bertahap dengan bentuk lunak.
Makanan finger food /rebusan yang dipotong panjang dapat diberikan karena
bayi sudah mulai belajar makan sendiri. Perkembangan fisik, intelektual dan
sosial mulai berkembang.
|

0 Comments